Barcelona tampil buruk di babak pertama saat melawat ke Mercedes-Benz Arena, Rabu (24/2/2010) dinihari WIB. Sang juara bertahan seperti kebingungan menembus pertahanan lawan yang tampil disiplin.
Di sisi lain, barisan pertahanan The Catalans, yang ditinggal Daniel Alves dan Erik Abidal, juga sering kocar-kacir saat mendapat tekanan dari Cacau dan Pavel Progebnyak. Kondisi tersebut bahkan membuat Marca meyebut laga dinihari tadi sebagai penampilan terburuk Barcelona sejak Pep datang membesut di awal musim 2008/2009 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil imbang di kandang lawan sudah cukup menguntungkan Barcelona karena langkah mereka ke babak delapan besar kini terbuka lebar. Menjalani leg kedua di Nou Camp, mereka tinggal butuh minimal bermain imbang tanpa gol.
Meski begitu tetap ada yang mengganjal dalam pikiran Pep terkait kans timnya mempertahankan titel juara. Menyadari kompetisi di babak knock out sangat sulit, dia menuntut anak didiknya meningkatkan performa. Soalnya, penampilan seperti dalam laga dinihari tadi akan menyulitkan timnya untuk mempertahankan gelar juara.
"(Kompetisi) Eropa sangat sulit dan menuntut banyak hal. Kami harus melakukan lebih baik lagi, bermain sesuai kemampuan kami, tapi jangan lupa kalau di Eropa Anda menghadapi tim-tim yang hebat."
"Hasilnya sangat baik, kenapa tidak. (Tapi) kami harus tampil lebih baik untuk bisa memenangi gelar. Itu jelas sekali," pungkas pelatih 40 tahun itu.
(din/key)











































