Levein mengambil alih fungsi pelatih Skotlandia pada akhir Desember lalu, setelah George Burley gagal mengantarkan negaranya ke putaran final Piala Dunia 2010. Misi terdekat dia adalah meloloskan The Tartan Army ke Euro 2012 di Polandia-Ukraina.
Salah satu kebijakan pelatih berusia 45 tahun itu adalah para pemain tidak boleh minum alkohol begitu mereka masuk program persiapan pertandingan. Hal itu dibenarkan asistennya, Peter Houston, yang mengatakan bahwa kedisiplinan semacam itu bukan hal baru buat Levein.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skotlandia pada hari Rabu (3/3/2010) akan melakukan pertandingan ujicoba melawan Republik Ceko di Hampden Park. Levein sudah bertemu para pemainnya di hari Minggu malam, dan sejak itulah Lee McCulloch dkk sudah harus mengikuti aturan main sang bos.
"Bukan hal-hal serius. Tapi kalau Anda diminta masuk kamar di jam tertentu, maka patuhilah. Ya hal-hal seperti itu saja," tambah Houston. "Satu hal, Craig tidak membolehkan skuadnya minum (alkohol)."
"Kami di sini untuk bekerja. Hal terbesar buat kami adalah mencapai Kejuaraan Eropa. Ada waktunya untuk berpesta, kalau kami lolos," tegasnya.
Sebenarnya larangan minum ini bukan hal baru pula di timnas Skotlandia. Allan McGregor dan Barry Ferguson pernah ditendang dari tim karena kedapatan minum-minum setelah timnya kalah 0-3 dari Belanda di Amsterdam, di babak kualifikasi Piala Dunia. Kala itu tim masih ditangani Burley.
"Saya pikir para pemain tak masalah untuk tidak minum," demikian komentar penyerang asal klub Birmingham City, James McFadden. "Kami toh di sini tidak lama."
"Kalau memang ingin minum, saya pikir ada waktu yang tepat. Beberapa pemain bahkan tidak minum sama sekali. Tapi manajer punya caranya sendiri dan para pemain harus mematuhinya." (a2s/din)











































