Irlandia Masih 'Dijauhi Keadilan'

Irlandia Masih 'Dijauhi Keadilan'

- Sepakbola
Rabu, 03 Mar 2010 07:20 WIB
Irlandia Masih Dijauhi Keadilan
London - Pemain Irlandia Keith Andrews mengakui timnya main buruk di babak kedua sehingga dikalahkan oleh Brasil. Namun Andrews juga menambahkan bahwa timnya juga dirugikan sang pengadil.

Irlandia ditekuk Brasil 0-2 dalam laga persahabatan yang digelar Rabu (3/3/2010) dinihari WIB.

"Di babak pertama, menurut saya kami tampil fantastis dan benar-benar merepotkan mereka dan kami tampil lebih baik," ujar Andrews seperti dikutip dari Irish Times.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami benar-benar lebih pantas untuk unggul 1-0 daripada ketinggalan 0-1. Di babak kedua, mereka bisa meningkatkan level permainan. Sementara kami tidak bermain lebih baik dan sedikit lengah. Babak kedua berjalan menyedihkan bagi tim, termasuk saya," tandas pemain yang dalam laga tersebut mencetak gol bunuh diri itu.

Selain "mengutuki" performa tim-nya, Andrews menyatakan bahwa dalam laga ini "keadilan" kembali menjauhi Irlandia. Ini terkait dengan own goal yang dia lakukan.

"Saya berada paling dekat dengan Robinho ketika ia berlari di belakang saya. Jadi ia saya biarkan saja. Saya berasumsi bahwa wasit akan mengangkat bendera (tanda offside)," kata Andrews.

"Namun kembali peristiwa serupa di Stade de France kembali terulang. Hakim garis tak mengangkat bendera. Saya harap suatu hari nanti keberuntungan bakal mendatangi kami," tuntas pemain berposisi gelandang itu.

Soal Stade de France, Andrews hendakΒ  merujuk pada peristiwa assist "Tangan Thierry Henry" yang di play-off kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Assist yang berujung gol bagi Prancis itu membuat The Boys in Green kehilangan tiket ke Afrika Selatan. (nar/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads