Hal itu disampaikan langsung oleh FIFA melalui sekretaris jenderalnya, Jerome Valcke, usai melakukan pertemuan dengan Badan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), Sabtu (6/3/2010) waktu setempat. Rapat tersebut mengagendakan soal pemakaian teknologi dalam bidang sepakbola.
"Keputusan yang dibuat adalah tidak ada penggunaan teknologi. Ini menjadi akhir dari perdebatan mengenai potensi adanya penggunaan teknologi dalam sepakbola," tegas Valcke seperti dilansir Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentu saja hal itu dibuat berkenaan untuk meminimalisir terjadinya insiden yang berbau kontroversi seperti bola yang sudah melewati garis gawang atau contohnya handsball Thierry Henry yang meloloskan Prancis kala melawan Republik Irlandia di playoff Piala Dunia lalu.
Namun, kerja keras selama dua tahun tersebut akhirnya harus pupus karena FIFA telah mengatakan ketidaksetujuannya untuk menggunakan dua teknologi di atas dalam sebuah pertandingan sepakbola.
(mrp/krs)











































