Nasib Fiorentina di Liga Champions di ujung tanduk, usai kalah 1-2 dari Bayern Munich di leg pertama babak 16 besar. Tengah pekan ini, Sebastian Frey dkk bakal menjalani laga hidup mati kontra Franck Ribery cs. di Firenze.
"Pertandingan ini selayaknya laga terakbar tahun ini," kata pelatih I Viola Cesare Prandelli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain rentetan hasil buruk, Fiorentina juga mengklaim bahwa dalam sejumlah partai penting mereka dirugikan oleh keputusan pengadil di lapangan. Contohnya saat menghadapi Bayern di leg pertama, serta melawan Juventus di Seri A akhir pekan kemarin. Dalam dua laga itu, "Si Ungu" kalah.
"Gol Diego seharusnya offside. Selain itu harusnya kami dapat hadiah penalti usai pelanggaran terhadap Keirrison," seru Prandelli seperti diberitakan AFP, pasca kekalahan dari Juve.
Bisa jadi karena gerah dengan keputusan wasit yang kerap merugikan, Prandelli mengatakan dirinya siap berseberangan dengan FIFA soal penggunaan teknologi guna menghindari terjadinya keputusan kontroversial.
"Bahkan bila FIFA tak setuju, saya tetap mengatakan bahwa penggunaan tayangan video merupakan satu-satunya jalan yang paling adil untuk menyelamatkan sepakbola," demikian Prandelli.
Foto: Pemain Fiorentina Massimo Gobbi menerima kartu merah dari wasit Tom Henning Ovrebo dalam laga melawan Bayern Munich di Munich, 17 Februari 2010 (Reuters)
(nar/din)











































