Bayern melangkah ke babak delapan besar dengan kurang meyakinkan. Setelah di leg pertama berhasil menang 2-1, anak asuhan Louis van Gaal ini justru kalah 3-2 di leg kedua dengan total agregat 4-4.
Kendati demikian, kekalahan tersebut cukup untuk meloloskan Bayern ke perempatfinal. Sebab, The Bavarians unggul dalam agresivitas gol tandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengundian babak perempatfinal Liga Champions baru digelar sembilan hari lagi, atau tepatnya pada 19 Maret. Akan tetapi, Schweinsteiger sudah buru-buru berharap agar timnya tidak bertemu dengan tim besar dahulu.
"Mungkin kami harus menghindari tim-tim top pada level ini (perempatfinal)," harap gelandang 25 tahun itu seperti dilansir dari AFP.
"Kami sangat senang masih bisa bertahan, seperti target yang kami canangkan. Mari kita lihat apa yang terjadi pada hasil undian," demikian Schweinsteiger.
Sebagai salah satu peta kekuatan klub di Eropa, Bayern tergolong cukup sukses. Penghuni Allianz Arena ini telah menjuarai empat trofi Liga Champions, yang terakhir diraih pada 2001. Namun setelah itu, prestasi juara Bundesliga 21 kali ini hanya mentok di perempatfinal.
(a2s/din)











































