Chelsea gagal lolos dari babak 16 besar Liga Champions setelah tunduk 0-1 atas Inter Milan di pertandingan leg kedua, Rabu (17/3/2010) dinihari WIB. Sebuah gol dari Samuel Eto'o membuat The Blues secara agregat kalah 1-3.
Hasil ini jelas menimbulkan kekecewaan besar di kubu Chelsea mengingat musim lalu mereka justru bisa maju sampai semifinal, sebelum ditundukkan Barcelona secara dramatis. Yang lebih pahit lagi, John Terry cs sesungguhnya punya rekor bagus di fase pertama knock out ini lantaran dalam enam musim sebelumnya bisa lolos ke delapan besar sebanyak lima kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penunjukkan Ancelotti untuk mengusung target tersebut jelas sangat beralasan. Pria Italia itu adalah pelatih tersukses dekade ini di ajang Liga Champions setelah mengantar Rossoneri dua kali menjuarai kompetisi terbaik antarklub 'Benua Biru' tersebut (2003 dan 2007).
Selama delapan tahun menukangi Diavolo Rosso, Carletto total mengantar timnya itu tiga kali lolos ke final, dua di antaranya menjadi juara, serta masing-masing sekali melangkah ke semifinal dan perempatfinal.
Kekalahan atas Inter membuat Chelsea harus menunggu setidaknya setahun lagi untuk mencoba peruntungannya di kompetisi Eropa tersebut. Khusus Carletto, dia masih bisa membayar kegagalan di Liga Champions dengan merebut dua gelar tersisa di kompetisi lokal: Premier League dan Piala FA
Kalau tidak bisa meraih gelar, Carletto layak waspada dengan posisi yang dimilikinya. Bos besar Chelsea, Roman Abramovich, tak akan sungkan melakukan pergantian pelatih. Apalagi pengusaha asal Rusia itu terkenal sangat tidak sabar jika membicarakan prestasi tim kesayangannya itu.
(din/roz)










































