Bordeaux menundukkan Olympiakos 2-1 di kandang sendiri, Stade de Jacques Chaban Dalmas, Kamis (18/3/2010) dinihari WIB. Hasil itu mengantar Les Girondins maju ke 8 Besar dengan keunggulan agregat 3-1.
Dengan sukses Bordeaux mengamankan tiket perempatfinal, maka Prancis tahun ini akan diwakili dua klub. Satu wakil lainnya adalah Lyon yang pekan lalu menyungkurkan Real Madrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Monaco kala itu bahkan sanggup menjejak partai final. Hanya saja, Les Rouges et Blanc gagal merengkuh trofi juara karena mereka dipecundangi FC Porto yang saat itu diasuh Jose Mourinho.
Setelah itu, Prancis menukik. Musim 2004-2005 dan 2005-2006, negeri Menara Eiffel itu cuma diwakili oleh Lyon. Selepas itu, sampai musim lalu, wakil-wakil Prancis malah sudah tumpas sebelum 8 Besar.
Kini, di pundak Lyon dan Bordeaux-lah asa Prancis disematkan. Sanggupkah mereka mengikuti jejak Monaco, atau malah melebihinya?
Tugas Lyon dan Bordeaux jelas tidak ringan. Klub-klub yang tersisa di 8 Besar jelas adalah klub-klub kuat. Pelatih Bordeaux Laurent Blanc bahkan secara terang-terangan menunjuk hidung Barcelona sebagai lawan yang harus dihindari.
"Sekarang, kami cuma berharap dapat menghindari Barcelona," kata Blanc di Reuters mencoba menerawang hasil undian perempatfinal yang akan digelar Jumat (19/3).
Sebagai catatan, klub Prancis terakhir yang juara di Piala/Liga Champions adalah Marseille di tahun 1993. Sanggupkah Lyon dan Bordeaux menapaktilasinya sekaligus memperlihatkan geliat kebangkitan Prancis memang sedang terjadi.
(arp/roz)











































