Aksi ciamik Gourcuff menjadi kunci kesuksesan Les Girondis di Liga Champions sejauh musim ini berjalan. Ketika Bordeaux melakoni leg pertama perdelapan final, umpan akurat pemain 23 tahun itu berhasil diselesaikan dengan baik oleh Michael Ciani guna unggul 1-0 atas Olympiakos Piraeus.
Memasuki leg kedua, peran Gourcouff semakin terasa. Anak dari pelatih Lorient, Christian Gourcuff, tersebut menyumbangkan satu gol ke gawang Olympiakos lewat sebuah tendangan bebas, dalam kemenangan 2-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zidane yang bergabung dengan Bordeaux selama empat musim belum pernah bisa membawa klub tersebut ke ajang Liga Champions, alih-alih menjejak babak delapan besar seperti yang dilakukan klub itu musim ini.
Prestasi terbaik Zizou ialah mengantarkan skuad yang kini dibesut Laurent Blanc itu menjadi runner-up Piala UEFA 1995-96. Di partai final, Bordeaux harus merelakan gelar kepada Bayern Munich setelah kalah dengan aggregat 5-1.
Selain itu, prestasi individual Gourcuff juga tak kalah menterang dari seniornya tersebut. Dengan usianya yang masih tergolong muda, pemain bernomor punggung delapan ini terpilih sebagai pemain terbaik Prancis 2009 dan pemain terbaik Liga Prancis 2008-09.
Zidane juga pernah mendapat penghargaan selama berkarir di negeri Eiffel. Pria yang kini berusi 37 tahun ini pernah dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Liga Prancis 1994 dan pemain terbaik Liga Prancis 1996.
Atas performa gemilang yang berhasil dibuat oleh Gourcuff, maka sang legenda pun tidak segan untuk melayangkan pujian. "Sungguh bagus bagi sebuah tim untuk memiliki seorang pemain dengan bakat yang seperti itu," demikian Zidane dikutip Reuters.
(krs/nar)











































