Final Liga Champions, Camp Nou, 26 Mei 1999. Skor menunjukkan keunggulan 1-0 untuk Bayern atas MU dengan waktu hanya tersisa injury time. Dengan sempitnya waktu wajar jika si wakil Jeman mulai mencium aroma kemenangan
Apa daya, sukses gagal digenggam justru kegagalan yang datang. 'Setan Merah' mendadak menggeliat di menit-menit akhir dan sepasang gol membuat kedudukan berbalik jadi 2-1. Waktu habis, MU jadi juara dan Bayern pun menangis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesuksesan Bayern membalas dendam dan menyingkirkan MU itu kian manis setelah mereka terus melaju sampai partai puncak dan mengangkat trofi juara setelah menundukkan Valencia di final.
Pada musim 2001-2002, kedua tim kembali berhadapan di fase grup. Namun, dua pertemuan selalu berakhir imbang --1-1 di Bayern dan 0-0 di Manchester. Kedua tim pun lolos dari grup itu dengan poin setara: 12.
Kini takdir kembali mempertemukan The Bavarians dan The Red Devils --yang secara historis sudah berjumpa tujuh kali di kompetisi ini-- di babak perempatfinal Liga Champions 2009-10. Bayern akan jadi tuan rumah leg pertama pada 30 atau 31 Maret dan MU gantian menjamu pada 6 atau 7 April.
Pemenang partai ini akan mendapat lawan yang relatif enteng di semifinal yakni pemenang partai Lyon kontra Bordeaux, kedua tim asal Prancis yang jadi underdog di babak delapan besar musim ini.
Kali ini, Bayern atau MU?
(krs/a2s)











































