Mau Menang? Matikan Cesc

Liga Champions

Mau Menang? Matikan Cesc

- Sepakbola
Sabtu, 20 Mar 2010 02:09 WIB
Mau Menang? Matikan Cesc
Barcelona - Gerard Pique punya resep jitu jika Barcelona mau melewati hadangan Arsenal di perempatfinal Liga Champions. Caranya mudah namun sulit yaitu dengan mematikan roh permainan The Gunners, Cesc Fabregas.

Barca dan Arsenal terundiΒ  saling bertemu di babak delapan besar, Jumat (19/3/2010). Wakil Premiership itu akan menjadi tuan rumah terlebih dulu sebelum melawat ke Nou Camp di leg kedua.

Arsenal tentunya akan memanfaatkan leg pertama di Emirates Stadium sebaik-baiknya dengan meraih kemenangan kalau perlu dengan skor besar untuk memudahkan langkah mereka lolos ke semifinal. Dan boleh dibilang Arsene Wenger akan menyandarkan harapan terbesarnya pada sosok Fabregas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fabregas tak disangkal musim ini adalah otak permainan menyerang yang diterapkan Wenger. Malah ia tampil sebagai pencetak gol terbanyak timnnya musim in dengan 17 gol, meski berposisi sebagai gelandang tengah.

Maka tak salah jika Pique memberi perhatian lebih kepada Fabregas yang dinilai punya potensi membahayakan El Barca nantinya. Dengan latar belakang lulusan La Masia, di mana Fabregas adalah teman seangkatan Pique dan juga Lionel Messi, kapten Arsenal itu tahu sedikit banyak tentang 'dapur' Barcelona.

"Cesc adalah roh permainan dan merupakan pemain terpenting dalam tim mereka (Arsenal)," tukas Pique di Sky Sports.

"Mereka pastinya punya banyak pemain bagus lainnya untuk mendukung Cesc, namun tetap Cesc yang paling terpenting," ujar bek berusia 23 tahun itu merujuk pada pemain-pemain Arsenal lainnya.

Selain soal Cesc, bertemunya Barca dan Arsenal ini dipastikan menarik karena kedua tim sangat menganut yang namanya permainan indah dan menyerang. Mungkin yang membedakan adalah Barca sudah terbukti ampuh dengan enam gelarnya musim, sementara Arsenal sudah lima tahun nihil gelar.

Namun, hal itu tak mengurangi kewaspadaa Pique kepada tim asal London Utara itu yang pastinya akan memberi perlawanan ketat guna membalas kekalahan menyakitkan di final Liga Champions 2006.

"Saya senang melihat permainan Arsenal. Mereka mengalirkan bola secara terus menerus dan menjaga possesion seperti yang kami lakukan. Kami punya gaya yang hampir sama dan kita lihat siapa pemenangnya," tegas Pique.

"Mereka mencapai semifinal Liga Champions musim lalu ketika kalah dari Manchester United. Dan di Liga Primer pun mereka masih mempunyai kesempatan juara. Saya pikir Arsenal tim yang tangguh," tutupnya.

(mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads