'Sudah Risikonya Bertemu Barca'

Liga Champions

'Sudah Risikonya Bertemu Barca'

- Sepakbola
Sabtu, 20 Mar 2010 02:45 WIB
Sudah Risikonya Bertemu Barca
London - Arsenal boleh dibilang mendapat undian perempatfinal yang tak mengenakkan dengan bertemu Barcelona. Tapi Arsene Wenger tak mau pusing dengan itu karena sudah risiko The Gunners bakal bertemu tim kuat di fase ini.

Undian yang dilakukan di Nyon, Swiss, Jumat (19/3/2010) malam WIB mempersilahkan Arsenal duluan menjamu Barca di Emirates. Dan sepekan sesudahnya giliran mereka bertandang ke Nou Camp.

Dengan misi merebut trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub tersebut, bersua langsung dengan Barca yang berstatus juara bertahan dan menjadi tim yang paling dihindari oleh lawan-lawannya, Arsenal seperti tak dinaungi dewi fortuna. Apalagi Barca pernah jadi mimpi buruk pasukan London Utara itu saat mengalahkan mereka di final Liga Champions 2006 dengan skor 1-2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikit fakta di atas malah tak bikin Wenger minder duluan. Dinilai oleh pria berpaspor Prancis itu tim-tim yang ada di perempatfinal sekarang adalah mereka-mereka yang kuat dan pantas untuk berada di sini. Maka siapa pun lawannya, Wenger sebenarnya tak bermasalah.

"Ketika anda lolos ke perempatfinal Liga Champions, anda akan bermain melawan tim-tim yang bagus. Dan Barca adalah tim yang bagus dan seperti itulah mereka," ucap Wenger bijak seperti diwartakan Sky Sports.

"Ini akan jadi game yang menarik dan seru. Dalam dua leg nanti, kami harus memastikan kalau kami harus fokus dan percaya diri," tegasnya.

Wenger pun setuju jika Alzugrana lebih diunggulkan banyak pihak dalam laga ini, namun sebelum 180 menit laga usai kedua tim masih mempunyai peluang yang sama untuk lolos ke semifinal. Di mana lawan yang menunggu mereka adalah favorit juara Inter Milan atau kuda hitam CSKA Moskow.

"Saya percaya kami bukan favorit, namun bagi saya peluang kedua tim adalah 50:50. Dan itu harus kami terima mau tak mau. Tentu Barca adalah tim yang bagus, begitu juga kami," demikian Si Profesor. (mrp/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads