Bagi The Gunners, trofi Piala FA 2005 adalah sebuah pencapaian terbesar mereka dalam beberapa tahun terakhir. Pasukan asal London Utara ini sebenarnya tak jelek-jelek amat mengingat mereka tetap konsisten berada di papan atas Premier League.
Satu-satunya kritik yang kerap dilancarkan kepada Arsenal adalah minimnya pemain berpengalaman (baca: pemain bintang) di dalam skuad mereka. Selama beberapa musim, Arsene Wenger lebih memercayakan anak-anak muda untuk menjadi punggawa bagi timnya.
The Professor tak memiliki kesalahan atas keputusannya tersebut, tapi fakta di lapangan berbicara. Di Inggris, mereka selalu kalah bersaing dengan Chelsea dan Manchester United dalam perburuan gelar juara. Sementara di Eropa, mereka beberapa kali tersungkur sebelum ke final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika kini mereka bertemu lagi, Arsenal tengah memiliki peluang untuk merengkuh trofi juara yang sudah lama tak mereka dapat. Masalahnya, Barca dalam dua musim terakhir adalah kekuatan baru di Eropa.
Tengok saja musim lalu, di mana catatan sapu bersih semua trofi menjadi bukti ketangguhan mereka. Bisa dibilang Arsenal telah mendapatkan jalan yang relatif tak mudah untuk bisa sampai ke final.
Kalau pun lolos, masih ada kemungkinan mereka akan bertemu dengan Inter Milan, yang sama berambisinya untuk meraih trofi di Eropa. Wenger yang paham situasi ini pun langsung sadar bahwa mereka bukan favorit.
"Saya percaya kami bukan favorit, namun bagi saya peluang kedua tim adalah 50:50. Dan itu harus kami terima mau tak mau. Tentu Barca adalah tim yang bagus, begitu juga kami," demikian dia.
So, penantian untuk mengakhiri puasa trofi itu memang masih perlu diuji lagi.Β
(roz/mrp)











































