Sebelum laga melawan Arsenal, Ibrahimovic belum pernah bisa membawa timnya melewati hadangan klub-klub Inggris. Ketika masih memperkuat Juventus, pemain asal Swedia itu gagal membawa Si Nyonya Tua melaju lebih jauh di Liga Champions. Di musim 2004/05 Juve dikandaskan Liverpool. Semusim setelahnya giliran Arsenal yang mengganjal langkah Bianconeri.
Situasi kembali terulang ketika Ibra berseragam Inter Milan. Magi "Ibracadabra" ternyata tak cukup untuk menyelamatkan Inter dari terkaman Liverpool (musim 2007/08) dan Manchester United (musim 2008/09).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamis (1/4/2010) dinihari WIB, Ibra yang kini berseragam Barcelona berhasil mengatasi "kutukan" tersebut. Ia mencetak dua gol ke gawang Arsenal dalam laga pertama perempatfinal Liga Champions.
Namun Ibrahimovic baru bisa disebut "setengah sukses". Pasalnya dua golnya juga belum mampu menghadirkan kemenangan bagi Azulgrana yang harus pulang dengan hasil imbang 2-2.
Pemain kelahiran 3 oktober 1981 itu masih punya kesempatan di leg kedua untuk membuat suksesnya tidak hanya sekadar "setengah" namun "sepenuhnya". Bisa, Ibra?
(nar/din)











































