Analisa Guardiola tersebut didasari oleh bakal absennya Carles Puyol dan Gerrard Pique di leg kedua pekan depan. Kedua pemain tersebut tak bisa diturunkan karena terkena sanksi larangan bertanding (Pique akumulasi kartu dan Puyol dapat kartu merah).
"Leg kedua akan jauh lebih berat dalam hal kesempatan yang kami miliki," tegas Guardiola usai laga leg pertama babak perempatfinal Liga Champions seperti diberitakan Timesonline.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kehilangan dua pilar utama di barisan pertahanan, Pep memastikan kalau filosofi sepakbola menyerang timnya tidak akan berubah. Bermain bertahan, meski berbekal hasil 2-2 di kandang lawan, justru disebutnya merupakan kesalahan.
"Perintah saya hanya akan 'menyerang' 'menyerang'. Itu jelas akan lebih sulit karena Pique dan Puyol tak ada di sana. Kesalahan besar jika bermain bertahan. Lebih berisiko jika tidak mengambil risiko. Anda harus selalu menyerang."
"Jika Anda menang 2-0, maka Anda harus mencoba menjadikannya 3-0. Itu yang saya coba ingatkan pada pemain sejak hari pertama saya bertemu pemain ini sampai suatu saat nanti saya berhenti menjadi pelatih mereka," papar pria Spanyol itu.
"Kami punya peluang bagus untuk lolos ke babak selanjutnya. Mereka mencetak dua gol, tapi inilah sepakbola. Kami gembira dengan hasil ini karena kami jauh dari rumah, tapi kami seharusnya bisa menghindari hasil imbang. Hanya tim yang bisa menang yang bisa meraih kejayaan," pungkas Guardiola.
(din/din)










































