Dalam keterangan di situs resminya, Senin (5/4/2010), Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) menyebutkan bahwa Thailand dinominasikan untuk menggantikan tim Iran yang dicekal karena soal seragam tersebut.
"FIFA menetapkan bahwa mengenakan penutup kepala Islam (jilbab) tidak sesuai dengan peraturan permainan ini," demikian AFC yang dilansir AP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peraturan yang dipakai FIFA untuk masalah tersebut adalah Law 4 yang berbunyi, "Perlengkapan dasar yang diharuskan adalah tidak berhubungan dengan pernyataan politik, agama atau pribadi tertentu". Tim yang pemainnya mengenakan perlengkapan terkait politik, agama atau slogan atau pernyataan tertentu akan dihukum oleh penyelenggara kompetisi atau FIFA.
Penggunaan jilbab oleh pesepakbola wanita musim pertama kali terangkat di tahun 2007, setelah seorang remaja 11 tahun di Kanada dilarang memakainya dengan dalih keamanan bermain.
Iran semula dijadwalkan mengikuti turnamen enam negara untuk pemasanan Olimpiade Yunior di Singapura pada 12-25 Agustus. Karena dicoret, Thailand akan menggantikan mereka sebagai wakil Asia, bersaing dengan Turki, Equatorial Guinea, Trinidad dan Tobago, Cile, dan Papua Nugini. Sekitar 3.600 atlet berusia 14-18 tahun akan berkompetisi di 26 cabang olahraga.
(a2s/krs)










































