Barca dan Arsenal akan bertemu di leg kedua perempatfinal Liga Champions di Stadion Nou Camp, Rabu (7/4/2010) dinihari WIB. Dengan hasil imbang 2-2 di kandang The Gunners tengah pekan lalu, Barca tengah berada di atas angin. Secara teori, Los Cules hanya butuh hasil imbang 0-0 atau 1-1 untuk bisa melaju ke semifinal.
Meski akan tampil sejumlah pilar seperti Carles Puyol, Gerard Pique, dan Zlatan Ibrahimovic, tetapi mereka beruntung lantaran Xavi fit untuk diturunkan. Nah, di sinilah masalah untuk Arsenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Xavi adalah pemberi operan terbaik di kompetisi ini. Jika dia diberikan banyak ruang, maka ia bisa mematikan. Seketika Dabi Alves dan Maxwell melihat Xavi memegang bola, mereka akan maju ke depan, dan mereka tahu di mana bola akan jatuh," tutur Keown di Daily Mail.
"Pada pertemuan perdana, lini tengah Arsenal--terutama Cesc Fabregas yang bermain lebih ke depan--tidak menutup pergerakan Xavi. Itu artinya, ia bebas memberikan bola ke mana pun ia suka."
"Malam nanti, Samir Nasri, yang diekspektasikan untuk mengisi posisi Fabregas, harus melakukannya lebih baik. Setiap Xavi memegang bola, Nasri harus mendekatinya dan mengganggunya," lanjut Keown.
Dengan mematikan Xavi, maka aliran bola untuk Alves dan Maxwell bakal seret. Jika kedua bek sayap Barca itu tak ikut membantu serangan, maka sayap-sayap Arsenal lebih leluasa untuk melakukan serangan.
"Jika mereka tak ikut membantu serangan, maka sayap-sayap Arsenal tak akan bisa dihentikan di wilayah mereka sendiri," tandasnya.
(roz/din)











































