MU tampil "kesetanan" pada menit-menit awal pertandingan di Old Trafford, Kamis (8/4/2010) dinihari WIB. Baru tujuh menit pertandingan berjalan, Darron Gibson dan Nani sudah bikin skor jadi 2-0.
Tuan rumah tampaknya akan melenggang ke semifinal setelah Nani bikin gol lagi pada menit 41 untuk membuat skor jadi 3-0 dan agregat 4-2 atas Bayern. Namun, kenyataannya tak demikian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya berselang sekian menit dari gol Nani, Olic menjebol gawang Edwin van der Sar untuk menipiskan ketinggalan dan membangkitkan harapan Bayern. Die Roten semakin di atas angin setelah Rafael menerima kartu kuning kedua dan MU harus main minus satu pemain.
"Gol dari Olic memberi kami keyakinan bahwa kami masih bisa melaju. Kami harus jujur. Mereka tim yang lebih baik di awal pertandingan, (ditambah lagi) dengan atmosfernya," aku Robben.
Sedari titik itulah Bayern gantian pegang kendali permainan. Serangan demi serangan dilancarkan sampai kemudian sebuah bola dari tendangan penjuru pojok hasil sepakan Franck Ribery diteruskan Robben ke dalam gawang MU. Bayern lolos kendati kalah 2-3.
"Aku tahu bahwa Franck melihatku. Aku tahu bola akan diarahkan kepadaku. Aku mencoba tenang. Anda bisa menggunakan teknik atau tenaga. Aku mencoba pakai teknik. Itu berhasil," terang si pemain Belanda.
(krs/key)











































