Semasa bermain, Maradona pernah memperkuat Barcelona di tahun 1982-1984. Tiga trofi ia rengkuh di tahun 1983, yakni Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan Copa de la Liga (kejuaraan yang terakhir kali digelar tahun 1986). Ada pun tim yang bermarkas di Nou Camp itu merupakan klub pertama di Eropa yang diperkuat oleh Maradona.
Kini salah satu anak didik sekaligus "titisan" Maradona di tim nasional Argentina, Lionel Messi, berseragam Barcelona. Bersama Azulgrana, "Messidona" berhasil meraih karir yang cemerlang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ucapan Maradona sedikit "menepikan" sang mantan klub dan memilih Inter Milan. Ini terkait dengan kualitas pelatih di kedua kubu.
"Josep Guardiola (pelatih Barcelona) telah memenangi segalanya dalam beberapa kejuaraan terakhir yang mereka ikuti. Ia pantas mendapatkan penghormatan besar," tukas Maradona di Radio Metro, seperti diberitakan Football-Italia.
"Namun Jose Mourinho (pelatih Inter Milan) merupakan pelatih yang lebih komplit. Dia menunjukkan diri sebagai bos terhadap timnya. Untuk alasan inilah saya memilih Mourinho," pungkas pria bertubuh gempal itu.
Foto: Jose Mourinho dan Josep Guardiola, Barcelona vs Inter Milan, 24 November 2009 (Reuters)
(nar/roz)











































