Sejak Rabu (14/4/2010), Eyjafjallajokull meletus. Akibat letusan itu, awan debu pun menyelimuti langit Eropa. Akibatnya, ribuan penerbangan di benua biru jadi ditunda atau batal.
Sialnya, tengah pekan ini Eropa punya agenda sepakbola penting. Leg 1 semifinal Liga Champions akan digelar pada Selasa (20/4) dan Rabu (21/4), sementara semifinal Europa League digelar Kamis (22/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai catatan, di Liga Champions, Barcelona harus melawat ke Milan untuk bersua Inter Milan dan Lyon harus terbang ke Munich untuk menjumpai Bayern Munich.
Di Europa League, Liverpool harus terbang ke Madrid karena dijadwalkan berduel dengan Atletico Madrid dan Fulham mesti berkunjung ke Hamburg untuk meladeni Hamburg SV.
Manajer Fulham Roy Hodgson mengaku sudah mengontak UEFA untuk membicarakan situasi yang pelik ini. Bila tidak dimungkinkan terbang, banyak tim yang mungkin harus menempuh jalan darat dengan bus atau kereta api.
"Salah satu perhatian UEFA adalah keadilan apabila ada lawan yang tidak mungkin menempuh bahaya untuk bertanding. Skenario idealnya, debu vulkanik itu akan reda dan kami bisa terbang ke Jerman," kata Hodgson di AP.
"Tapi semua tergantung apabila ada penerbangan. Jika tidak ada, maka opsi yang ada tinggal memakai kereta api dan bus ke Hamburg. Masalah berikutnya timbul karena mungkin tidak ada kereta api dan bus. Tapi saya yakin UEFA akan memecahkan masalah ini," yakin Hodgson.
Foto: Olympique Lyon, haruskah mereka melawat ke Munich dengan kereta api dan bus? (Foto: Reuters)
(arp/arp)











































