Di kandangnya sendiri, Inter mendapat banyak keuntungan saat harus menjalani leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (21/4/2010), dinihari nanti. Hal paling signifikan tentu saja kondisi fisik yang lebih baik mengingat Barca harus menggunakan jalan darat untuk menuju Italia.
Tapi dengan statusnya sebagai juara bertahan dan keberhasilan menghajar Arsenal dengan skor telak 4-1, anak didik Josep Guardiola jelas tak boleh disepelekan. Apalagi pada pertemuan di fase grup lalu, Inter cuma bisa bermain 0-0 atas lawan yang sama di Giuseppe Meazza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus mempersiapkan (pertandingan) dengan tenang. Kami harus mencoba mengantisipasi bagaimana pertandingannya akan berjalandan merasakannya di luar kepala kami. Pertandingan seperti ini lebih banyak memerlukan kepala dibanding kaki," sahut Eto'o beranalogi, seperti dikutip dari Yahoosports.
Eto'o tak salah. Pengalamannya selama lima tahun membela The Catalans membuat dia tahu benar bagaimana skema dan cara bermain Xavi Hernandes dkk. Dan fakta bahwa Inter kalah agregat 0-2 pada dua laga di fase grup jelas jadi semacam peringatan yang harus benar-benar diwaspadai tuan rumah.
(din/roz)











































