Fulham yang akan melawat ke Hamburg untuk menghadapi Hamburg SV di semifinal pertama Europa League, Kamis (22/4/2010), akan memakai kereta api sampai ke Prancis, lalu melanjutkan dengan bus ke Hamburg.
Sebelumnya, klub milik pengusaha Mohammed Al Fayed itu berniat untuk memakai pesawat pribadi, namun karena langit Eropa belum kondusif benar untuk diterbangi menyusul masih tebalnya awan vulkanik Eyjafjallajokull, rencana itu batal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibanding Fulham, perjalanan Liverpool malah lebih jauh karena mereka harus bepergian ke selatan, tepatnya ke Madrid, karena mereka dijadwalkan bersua Atletico Madrid, juga di Europa League.
Dari Liverpool, Steven Gerrard dkk akan menggunakan tiga kereta yang berbeda untuk membawa mereka ke London, Paris, hingga ke Bordeaux. Dari Bordeaux, The Reds baru memakai pesawat menuju Madrid. Untuk mencegah kelelahan para pemain dan ofisial, Liverpool direncanakan akan menginap di Paris.
Sayangnya, para suporter Liverpool kemungkinan besar tidak akan mendampingi tim kesayangannya bertanding.
"Orang-orang menyusun rencana perjalanan kami dengan bagus, tapi untuk para pendukung, mereka mungkin tidak bisa pergi. Kasihan mereka," sesal manajer Liverpool Rafa Benitez di AP.
"Kami punya para pendukung yang menyokong kami saat kami bertandang. Saya sangat kecewa mungkin mereka tidak bisa hadir," imbuh Benitez yang berasal dari Spanyol.
(arp/roz)











































