Mourinho boleh bersukacita lantaran Inter Milan sukses memenangi laga perdana melawan Barca dengan skor 3-1, sebab dengan demikian tugas La Beneamata di leg kedua relatif lebih mudah. Tetapi, kemudian ia menyebut ada sebuah insiden yang mengganjal pikirannya.
Insiden yang dimaksud adalah aksi Daniel Alves di menit 84, di mana ia diklaim melakukan diving di kotak penalti Inter. Kala itu bek asal Brasil tersebut terjatuh usai berebut bola dengan Wesley Sneijder.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah tak selesai sampai di sini. Mourinho kemudian mengklaim jika pemain-pemain Barca masih mencecar wasit di lorong seusai pertandingan. Mereka tak setuju dengan keputusan tersebut lantaran menilai wasit seharusnya memberikan penalti kepada El Barca.
"Setelah pertandingan saya melihat beberapa kejadian di lorong, kejadian yang mungkin akan saya dapatkan lagi minggu depan," tukas Mourinho seperti dikutip dari Football Italia. "Saya melihat beberapa pemain Barcelona mencoba menekan wasit," lanjutnya.
Pelatih asal Portugal ini pun kemudian mengingatkan bahwa Barca pernah memiliki cerita mengenai wasit sebelumnya. Ia mengambil contoh laga antara Chelsea vs Barca di semifinal Liga Champions musim lalu. Kala itu pemain-pemain Chelsea melakukan protes lantaran menganggap Tom Henning Ovrebo lebih banyak membuat keputusan yang menguntungkan Barca.
"Komentar saya adalah mungkin pemain-pemain Barca memiliki memori yang pendek. Tetapi pemain-pemain saya di Chelsea musim lalu melakukan protes karena kepemimpinan yang buruk dari Ovrebo."
"Mengapa Barcelona tak bersikap seperti seorang juara dan menerima kekalahan dari tim yang bermain lebih baik?" Sindir Mourinho.
(roz/din)











































