Bus Kena Macet, Lyon Tetap Semangat

Jelang Bayern vs Lyon

Bus Kena Macet, Lyon Tetap Semangat

- Sepakbola
Rabu, 21 Apr 2010 10:43 WIB
Bus Kena Macet, Lyon Tetap Semangat
Munich - Olympique Lyon menempuh perjalanan cukup lama untuk bisa sampai ke kota Munich. Tapi alih-alih lelah, Lyon malah tiba dengan semangat meluap dan sudah langsung membidik perjalanan lain ke Madrid, tempat final Liga Champions dihelat.

Debu vulkanis akibat letusan Gunung Eyjafjallajokull di Islandia melahirkan larangan penerbangan di Eropa karena alasan keamanan. Hal ini turut berimbas ke laga Liga Champions. Lyon yang di leg I ini menjadi tim tamu di Allianz Arena markas Bayern Munich pun harus menempuh jalan darat.

Dengan menggunakan sepuluh minibus, sebagaimana dilansir situs Bayern, kubu Lyon pertama-tama singgah dulu ke Stuttgart yang menurut wolframalpha berjarak 292,9 mil atau 470 km dari Lyon. Perjalanan memakan waktu tujuh setengah jam, di mana serangkaian kemacetan lalu lintas ikut mewarnai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah sampai di Stuttgart pada hari Senin pagi waktu setempat, si wakil Prancis kemudian berangkat lagi ke Munich. Kali ini perjalanan harus melahap jarak 118,6 mil atau sekitar 190 km. Melelahkan? Sudah pasti, kendati ketika akhirnya tiba di Munich Les Gones langsung lupa dengan hal tersebut.

"Kami tiba di Munich disambut matahari di langit dan dengan senyum di bibir kami. Kami sangat bersemangat menghadapi laga ini. Berpikir positif saja. Ini adalah masalah mental belaka. Kami sudah mengatasi banyak kendala dan perjalanan tadi tak membosankan kok. Kini kami siap untuk bermain," ceplos kiper Lyon Hugo Lloris.

"Ini bukan kali pertama di pekan ini kami harus melakukan lawatan. Kami menghabiskan sepanjang malam di bus setelah bermain lawan Bordeaux. Kami juga jadi tahu daerah pedesaan di Jerman," sambung pelatih Lyon Claude Puel.

Semangat Lyon boleh jadi didasarkan pada kenyataan bahwa inilah semifinal pertama mereka, setelah sebelumnya hanya bisa tiga kali menembus perempatfinal saja. Tapi empat besar yang kini dijejak pun belum bikin puas karena Lyon membidik lebih tinggi: Final Liga Champions di Santiago Bernabeu.

"Kenapa laju kami harus terhenti di semifinal?" seru Puel.

Untuk bisa melakukannya, Lyon jelas harus bisa mengatasi Arjen Robben cs dulu di Allianz Arena, Kamis (22/4/2010) dinihari WIB, dan kemudian melengkapinya dengan hasil positif lain di leg II pekan depan.



(krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads