Inter Milan dan Bayern Munich memang punya peluang sedikit lebih besar untuk lolos ke final setelah memenangi pertandingan pertama melawan lawan-lawannya. Hanya saja, jika mereka bisa menang di kandang sendiri, kenapa tidak dengan Lyon dan Barcelona?
Lyon, yang akan menjamu Bayern di Stade de Gerland, Rabu (29/4/2010) dinihari WIB, semestinya tidak punya beban yang sangat berat untuk mengatasi raksasa Jerman itu. Paling tidak, di leg pertama mereka cuma kalah 0-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kubu Bayern, boleh jadi inilah masa paling menggairahkan anak-anak Bavaria. Redup prestasinya di level Eropa dalam beberapa tahun terakhir, dan juga tak lagi dominan di kompetisi negaranya, saat ini mereka berpeluang meraih treble alias tiga piala.
Pelatih Louis van Gaal sepertinya semakin menemukan formula yang baik untuk timnya, setelah mereka sempat agak kepayahan di awal musim. Kenyataannya, Bayern memimpin Bundesliga dengan sisa dua pertandingan, masuk final Piala Jerman, dan berpeluang tampil di partai puncak Liga Champions.
Sementara itu duel lebih populer akan menghadirkan Barcelona versus Inter Milan di Nou Camp, Kamis (30/4/2010) dinihari WIB. Boleh jadi inilah tekanan terbesar Barca dalam dua musim terakhir, karena mereka dalam posisi yang membahayakan. Kalah 1-3 di Giuseppe Meazza membuat Zlatan Ibrahimovic dkk minimal harus menang 2-0, sementara pekan lalu Inter begitu solid pertahanannya.
Tapi tidak ada yang tidak mungkin. Barca dengan segala kualitasnya pasti punya metode analisis dalam mengevaluasi kekalahannya itu, untuk kemudian menerapkan strategi pembalasan. Sebaliknya, Inter juga pasti punya beberapa cara untuk mengamankan keunggulannya, sebagaimana mereka berhasil menemukan cara mematikan Lionel Messi di leg pertama, dan lain-lain.
Maka inilah cara terakhir buat keempat tim tersebut untuk menorehkan sejarahnya, masuk ke babak final Liga Champions yang akan dihelat di Bernabeu pada 22 Mei mendatang.
(a2s/key)











































