Seperti diketahui Ribery dijatuhi sanksi larangan tampil tiga pertandingan di kompetisi Eropa oleh UEFA akibat kartu merah yang diterimanya di Leg I Semifinal Liga Champions kontra Olympique Lyon. Ribery diusir wasit karena menginjak kaki Lisandro Lopez.
Merasa hukuman itu terlalu berat kubu Bayern Munich pun melakukan banding ke UEFA yang pada akhirnya ditolak oleh otoritas sepakbola tertinggi di Benua Biru itu. Namun Bayern tak mau menyerah dan menuntut keadilan ke Badan Arbitrase Olahraga Tertinggi atau disingkat CAS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana tanggapan CAS sendiri mengenai banding juara Bundesliga musim ini itu? CAS sendiri mengatakan akan mempelajari detil berkas banding itu secara seksama dulu sebelum menentukan keputusan final tepat empat hari sebelum laga di Santiago Bernabeu itu.
"CAS akan mengagendakan segera prosuder banding ini setelah berkonsultasi dengan perwakilan dari pihak-pihak terkait," ujar pernyataan CAS di AFP.
"CAS akan memberitakan keputusan final pada 18 Mei," pungkasnya.
(mrp/krs)











































