Dalam perjalanan menuju final Europa League, Fulham menyingkirkan Shakthar Donetsk, duo wakil Bundesliga Wolfsburg dan Hamburg, serta Juventus. Keberhasilan mengeliminasi nama terakhir disebut sebagai titik penentu kisah sukses wakil Liga Primer itu.
Fulham menghadapi Juve di babak 16 besar. Di leg pertama, mereka kalah 3-1 di Italia. Selanjutnya di laga kedua di kandang sendiri The Cottagers berbailk menang 4-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika kami mengalahkan Shakhtar dan saat undian kami dihadapkan dengan Juventus, maka kami berpikir: lawan tim besar lagi. Apakah kami bisa melakukannya lagi, terlebih kami menghadapi tim yang sarat kualitas? Menurut saya Juve memiliki empat hingga lima pemain yang membawa Italia juara dunia dan hal ini akan terus kami ingat."
Namun selanjutnya Zoltan Gera dkk. sukses membalikkan keadaan dan menang 4-1. Fulham pun melaju ke babak selanjutnya dengan agregat 5-4.
"Mungkin malam itu akan menjadi saat-saat di mana semua mulai yakin bahwa tahun ini akan menjadi tahun spesial bagi kami. Menurut saya, malam itu menjadi titik penentu dari perjalanan kami. Setelah kemenangan itu kita semua berpikir: kita sudah mengalahkan Juventus, maka kita bisa mengalahkan siapa pun di kompetisi ini," tukas Murphy.
Kini Fulham telah berada di final. Anak buah Roy Hodgson bakal menghadapi Atletico Madrid yang sebelumnya mengalahkan salah satu tim besar yakni Liverpool.
Murphy memiliki pengalaman manis di final kompetisi Eropa. Saat itu pemain kelahiran 18 Maret 1977 itu memperkuat Liverpool menghadapi klub Spanyol Deportivo Alaves di final Piala UEFA musim 2000/2001. Si Merah memenangi laga itu dengan skor 5-4.
Lalu apa tanggapan Murphy soal final nanti? "Kami paham bahwa Atletico memiliki pemain-pemain depan yang berkualitas, yang sama dengan Shakhtar dan Wolfsburg. Tidak ada satu pun dari mereka yang main defensif. Semua bagus dalam menyerang jadi kami harus berkonsentrasi penuh dan bertahan dengan baik," pungkas pemain yang pernah memperkuat Charlton Athletic dan Tottenham Hotspur itu.
Foto: Fulham vs Juventus, Craven Cottage, 18 Maret 2010. Fulham menang 4-1 dan lolos ke babak selanjutnya (Getty Images)
(nar/din)











































