Kabar ini mulai beredar sejak koran Inggris Mail on Sunday menurunkan sebuah laporan yang mereka klaim adalah ucapan Ketua FA Lord David Triesman yang menyebut Rusia dan Spanyol berusaha berkomplot.
Dalam rekaman percakapan tersebut, Triesman tengah berbicara dengan salah seorang kepercayaannya. Triesman menyebut Rusia berniat membantu Spanyol menyogok wasit di Piala Dunia 2010 dengan syarat Spanyol mengundurkan diri sebagai kandidat host Piala Dunia 2018.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir negara-negara Afrika bagus (maksudnya mendukung Inggris--red). Saya pikir kita juga berhubungan baik dengan beberapa negara Asia, mungkin juga dengan negara Amerika Tengah dan Utara," ujar Triesman dalam rekaman itu seperti dilansir Reuters.
"Asumsi saya adalah negara Amerika Selatan, meski mereka tidak pernah menyatakan dengan jelas, akan memilih Spanyol. Dan Jika Spanyol keluar, karena Spanyol sedang mencari bantuan dari Rusia untuk menyogok wasit di Piala Dunia, maka pilihan mereka (negara Latin) akan beralih pada Rusia," katanya lagi.
Setelah pernyataan kontroversial tersebut, pihak FA belum membuat tanggapan apapun. Demikian juga dari pihak Rusia dan Spanyol.
Mail on Sunday juga mengklaim bahwa FA telah berusaha meminta fatwa Pengadilan Tinggi yang bisa meminta mereka tidak menuliskan berita tersebut, namun upaya tersebut gagal dan Mail on Sunday tetap menerbitkan berita itu.
Foto: Lord David Triesman bersama David Beckham saat menyerahkan dokumen pencalonan Inggris sebagai host Piala Dunia 2018 di Zurich, Sabtu (15/5/2010) (Getty Images)
(arp/arp)











































