Akhir pekan ini Inter di ambang sejarah. Selain treble, tim asal kota mode Italia itu juga berkesempatan untuk mengakhiri puasa trofi kejuaraan tertinggi Eropa itu selama lebih dari empat dasawarsa.
Bayern Munich menjadi lawan bagi Javier Zanetti dkk. Tim asal Jerman itu juga baru saja meraih trofi ganda di tingkat domestik yakni juara Bundesliga dan DFB Pokal. Itu artinya, Bayern bukanlah lawan enteng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, pada awal pekan ini aktivitas Gunung Eyjafjallajokull kembali meningkat. Sejumlah bandara di kawasan Inggris sempat ditutup. Kondisi ini ditakutkan bisa menimbulkan gangguan penerbangan di kawasan Eropa lainnya.
"Saya lebih khawatir tentang Gudjohnsen. Saya tidak tahu nama gunung api itu. Namanya terlalu sulit, jadi saya katakan saja itu Gudjohnsen," tukas Mourinho di Reuters.
The Special One menggunakan nama pemain nasional Islandia itu guna merujuk pada gunung setinggi 1.666 meter itu. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Mourinho berencana melakukan revisi terhadap jadwal keberangkatan Inter ke Madrid, tempat di mana final digelar.Β Β
"Saya mengkhawatirkan soal gunung api itu. Saya semula berencana untuk berangkat pada hari Jumat. Namun sepertinya bila melihat kondisi ini kami harus berangkat besok (Rabu, 19 Mei 2010). Itu lah satu-satunya kekhawatiran saya," pungkas pelatih asal Portugal itu. (nar/key)











































