Ribery yang menjadi andalan Bayern tak bisa tampil di final Liga Champions, Minggu (23/5/2010) dinihari WIB. Pemain internasional Prancis itu dijatuhi skorsing tiga laga usai menerima kartu merah akibat melanggar Lisandro Lopez saat melawan Lyon di babak semifinal.
Absennya Ribery amat dirasakan Bayern. Pola serangan Die Roten menjadi monoton dengan hanya mengandalkan Arjen Robben. Sementara itu dua pemain lini tengah lainnya, Bastian Schweinsteiger dan Hamit Altintop seakan mati kutu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bermain terlalu takut di babak pertama. Jika dia (Ribery) bermain dia akan memacu semua orang," tukas Beckenbauer, yang merupakan presiden kehormatan Bayern, kepada Yahoo Sports.
Pernyataan senada juga dilontarkan oleh si pelatih, Louis van Gaal yang merasa strateginya tidak berjalan lancar tanpa kehadiran Ribery. "Saya merasa kita tidak pantas membicarakan pemain yang absen (Ribery) tapi saya harus mengatakan bahwa jika Anda bermain seperti ini Anda harus kreatif. Dan Franck Ribery adalah pemain yang sangat kreatif."
Meski demikian Van Gaal tetap menolak jika timnya disebut punya ketergantungan terhadap Ribery. Toh, tanpa Ribery di pertandingan sebelumnya pun Bayern tetap bisa menang.
"Kami melawan Lyon dan Juventus tanpa Ribery dan kami bermain setengah musim (di Bundesliga) tanpa dia," tuntas meneer Belanda itu.
(krs/mrp)











































