Benzema-Ribery Kembali Diperiksa Polisi

Benzema-Ribery Kembali Diperiksa Polisi

- Sepakbola
Selasa, 20 Jul 2010 19:34 WIB
Benzema-Ribery Kembali Diperiksa Polisi
Paris - Franck Ribery dan Karim Benzema kembali berhadapan dengan kepolisian Prancis. Dua punggawa Les Bleus tersebut diperiksa yang berwenang terkait skandal prostitusi beberapa bulan lalu.

Skandal seks yang melibatkan Ribery dan Benzema bocor ke media sekitar tiga bulan lalu. Gelandang Bayern Munich dan striker Real Madrid itu dituduh telah menyewa jasa prostitusi wanita di bawah umur.

Meski kasusnya sudah merebak sejak Bulan April, pihak kepolisian baru melanjutkan penyelidikan terhadap kedua pemain tersebut pada Selasa (20/7/2010) pagi waktu setempat. Sebelumnya kedua pesepakbola tersebut dibiarkan 'bebas' demi menjaga konsentrasi jelang Piala Dunia 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika Ribery dan Benzema nantinya dinyatakan bersalah, mereka bisa dituntut penjara tiga tahun dan denda mencapai 45.000 euro. Demikian dikutip dari AFP.

Namun hukuman tersebut hanya akan dijatuhkan jika Ribery dan Benzema terbukti mengetahui dan dengan sengaja mengajak kencan perenpuan di bawah umur. Sementara selama ini, kedua pesepakbola tersebut mengaku tak tahu kalau teman wanita yang mereka sewa ternyata masih berusia di bawah 18 tahun.

Ketika dicegat wartawan saat mendatangi kantor polisi di Kota Paris, Ribery memilih bungkam tak mengeluarkan pernyataan apapun.

Wanita yang dikencani Ribery dan Benzema belakangan diketahui bernama Zahia Dehar. Saat ini dia berusia 18 tahun dan empat bulan.

Dalam wawancara dengan majalah gosip di Prancis tak lama setelah kasusnya terungkap, Zahia mengaku melayani Ribery pada tahun 2009 dan Benzema pada tahun 2008.

Pada Bulan Maret lalu dia sesungguhnya juga melayani pemain Prancis lainnya Sidney Govou. Namun Govou sepertinya tak akan tersangkut masalah dengan polisi karena saat itu Zahia sudah berusia 18 tahun, batas usia dewasa di Prancis.
(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads