Blanc ditunjuk sebagai pelatih usai Prancis di bawah asuhan Raymond Domenech tersisih di fase grup Piala Dunia 2010. Salah satu tugas utama Blanc memang meloloskan juara dunia 1998 itu ke pergelaran besar terdekat, Euro 2012.
"(Lolos) Ke Euro 2012 atau saya pergi," seru Blanc saat diwawancara L'Equipe seperti yang dikutip YahooSports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blanc sendiri dikontrak selama dua tahun. Kontrak eks bek Inter Milan dan Manchester United itu akan berjalan hingga setelah partai terakhir kualifikasi Euro 2012 pada Oktober 2011 dan play-off sebulan sesudahnya.
Tapi Blanc memilih untuk bersikap ksatria bila Prancis gagal lolos. Ia tidak mau mengulangi tindakan Domenech yang berkeras tidak mau mundur usai Les Bleus gagal di fase grup Euro 2008.
Tidak cuma mewarisi prestasi jeblok, Blanc juga harus mengurus sebuah tim yang tidak harmonis. Seperti diketahui, para pemain Prancis sempat mogok latihan menyusul dipulangkannya Nicolas Anelka.
"Mereka semua mengecewakan saya. Saya menyaksikannya, terpaku di depan televisi saya dan cuma bisa bilang ke diri saya sendiri: Ini tidak mungkin terjadi," masygul Blanc.
Atas kejadian itu, Blanc telah 'menghukum' para pembangkang tersebut dengan tidak memanggil satu pun dari 23 pemain Prancis di Piala Dunia saat juara Eropa tahun 1984 dan 2000 itu menghadapi Norwegia di persahabatan bulan depan.
(arp/nar)











































