"Landon adalah bagian penting dari pergerakan sepakbola di Amerika. Melihatnya bermain di MLS setelah tampil di pentas dunia, sangat tak ternilai harganya," demikian ucap league commissioner MLS, Don Garber, kepada Reuters.
Garber tak berlebihan. Setelah menjadi pemain AS paling bersinar di Piala Dunia lalu, Donovan kini adalah ikon sepakbola 'Negeri Paman Sam'. Garber setengah berharap agar Donovan menetap di AS saja supaya sepakbola di sana tak kalah dari Basket atau pun American Football.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalahnya, Donovan sendiri tengah menimbang beberapa tawaran dari klub Eropa. Tetapi, ia tak menyebut klub mana saja yang tengah membidiknya.
"Kami mendapatkan beberapa tawaran transfer. Kami masih memiliki waktu untuk memikirkannya dan kita lihat saja nanti hasilnya," tandas pemain yang telah menyumbang 45 gol untuk timnas AS ini.
Donovan sendiri tak asing dengan sepakbola Eropa. Ia pernah bermain untuk Bayer Leverkusen dari tahun 2001-2005, kendati jarang diturunkan. Ia juga pernah masuk skuad Bayern Munich dan Everton dengan status pinjaman.
Setelah penampilan bagusnya di Everton, pemain berusia 28 tahun ini tengah dikait-kaitkan dengan penghuni Premier League lainnya, Manchester City.Β Β
(roz/din)











































