Kekisruhan Prancis di Piala Dunia berakibat hukuman yang diterima seluruh pemain yang berangkat ke Afrika Selatan bulan lalu. Sanksi itu berupa tidak disertakannya para pemain yang turun di South Africa 2010 untuk laga persahabatan melawan Norwegia bulan depan.
'Hukuman' ini secara resmi memang hanya berlaku dalam satu pertandingan saja. Namun melihat krisis kepercayaan publik terhadap para pemain tim Ayam Jantan, bisa jadi mereka bakal tidak lagi berkostum Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah selesai bersama Prancis. Saya tak akan kembali. Saya sudah memberikan semuanya. Kata hatiΒ saya (soal pensiun dari timnas) sudah tepat," lugas ujung tombak New York Red Bull itu seperti dikutip dari Associated Press.
Berbeda dengan Henry, Abidal berharap dirinya masih mendapatkan kesempatan dan kepercayaan lagi.Β "Wajar bila ada sanksi tersebut. Apa yang terjadi selama Piala Dunia memang belum pernah terjadi sebelumnya di sepakbola. Namun masih ada pertandingan lain dan mungkin Laurent Blanc akan memanggil saya lagi," tandas Abidal di SkySports.
"Saya ingin mengatakan bahwa pada dasarnya saya tidak ingin meninggalkan timnas Prancis. Saya ingin memperbaiki semua yang telah terjadi," pungkas dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, menurut keterangan seorang ofisial timnas Prancis Abidal dan Henry, bersama Nicolas Anelka dan William Gallas adalah aktor utama di balik kekacauan tim di Piala Dunia 2010.
(nar/nar)











































