Emirates Cup bisa dibilang menjadi pertandingan ujicoba yang sesungguhnya buat AC Milan jelang musim kompetisi 2010/2011. Berhadapan dengan Arsenal dan Olympique Lyon, Rossoneri berkesempatan mencoba kekuatan barunya sepeninggal Leonardo.
Hasil yang didapat Clarence Seedorf dkk dalam dua laga tersebut tak bisa dibilang buruk, dua kali bermain imbang dengan skor 1-1. Namun kondisi tersebut tak mampu menghindarkan Diavolo Rosso dari posisi terbawah klasemen dengan nilai empat, terpaut empat angka dari Arsenal yang jadi juara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memberi tim ini (nilai) 6,5 dari maksimal 10. Hal yang paling saya senangi adalah pergerakan saat bertahan, kami terlihat sangat terorganisir. Satu hal lain yang menyenangkan saya adalah mentalitas semua pemain. Mereka tidak memperlakukan turnamen ini sebagai sebuah laga persahabatan," seru Allegri di Footballa Italia.
Namun mantan pembesut Cagliari tersebut mengaku masih menyimpan kekecewaan terhadap pemainnya. Milan disebutnya masih terlalu lamban saat kehilangan bola, hal mana membuat mereka mudah dibombardir melalui serangan balik.
"Apa yang saya tidak sukai adalah kami membuat kesalahan yang sama seperti kemarin. Saat kami kehilangan bola, kami membiarkan pertahanan kami terbuka lama untuk diserang melalui counter attack. Ini seharusnya tak terjadi," tuntasnya.
(din/krs)











































