Pekan lalu Argentina dan Maradona memutuskan untuk pisah setelah dua tahun bersama. Prestasi Argentina di bawah Maradona cuma sebatas perempatfinalis Piala Dunia 2010 setelah sempat terseok-seok di babak kualifikasi.
Bukan performa Tim Tango lah yang jadi sebab Maradona dipecat melainkan ketidakcocokan soal prinsip bekerja, yang mana Maradona ingin para asistennya tetap dipakai sedangkan AFA ingin adanya pembaharuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kenyataan yang berkembang mengatakan Direktur Teknik AFA Carlos Bilardo, yang sempat dibilang Maradona sebagai biang keladi lengsernya dia, menyebut kans Maradona untuk menangani Argentina masih terbuka bila ia memenuhi satu syarat. Apa itu?
"Jika Diego datang dan bicara, aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Itu semua menjadi pertanyaan. Aku tidak akan menutup pintu untuknya. Kami masih menunggu seperti apa akhirnya. Apa pun masih bisa terjadi," ucap Bilardo kepada Todo Noticias
yang dilansir ESPN.
Selain Maradona calon lainnya adalah pelatih yang membawa Estudiantes juara Copa Libertadores 2009 Alejandro Sabella, pelatih Racing Club Miguel Angel Russo dan Carlos Bianchi meski ia punya hubungan kurang harmonis dengan presiden AFA Julio Grondona.
"Tugasku adalah mencari orang yang bisa bekerja dan kemudian komite eksekutif yang memutuskan. Namun kami masih belum berbicara dengan siapa pun atau pun bertemu dengan satu pun nama," tukas pelatih yang membawa Argentina juara dunia 1986 itu.
"Kemungkinan pertemuan lain (antara Maradona dan AFA) masihlah ada," pungkas Bilardo.
(mrp/krs)











































