Brasil baru berganti pelatih setelah sebelumnya ditangani Dunga. Di bawah Dunga, Brasil sendiri dinilai tak oke dan loyo karena tak lagi mengedepankan permainan indah yang selama ini menjadi ciri khas mereka.
Pada akhirnya, Dunga dan Brasil resmi berpisah setelah Kaka cs hanya bisa mencapai babak perempatfinal Piala Dunia 2010 lalu. Saat itu Brasil dikandaskan oleh Belanda. Maka era baru pun dimulai dengan kedatangan Mano Menezes yang menggantikan Dunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenangan itu dicapai lewat permainan lewat operan-operan dan pergerakan-pergerakan yang kembali mencirikan gaya permainan Brasil. Hal inilah yang kemudian membuat kemenangan jadi terasa semakin memuaskan.
"Kami menikmati permainan tadi. Saya sangat senang bisa kembali. Menyenangkan sekali bisa tampil dengan para pemain yang punya skill bagus, tapi kami juga tahu kalau kami punya tanggung jawab untuk terus bekerja keras," kata Pato seperti dikutip Reuters.Β
"Tim ini merasa sangat percaya diri. Pelatih minta kami untuk bermain seperti halnya di klub dan kami memainkan sepakbola ceria," sambung Neymar.
Baik Pato maupun Neymar tak masuk skuad Dunga di Piala Dunia 2010. Pato harus absen karena cedera sementara Neymar secara kontroversial tak dimasukkan ke dalam tim.
Saat menghadapi AS, Neymar bermain di belakang Pato bersama dua rekannya di Santos, Robinho dan Paulo Henrique Ganso. Kombinasi serangan itulah yang bikin AS lantas harus bertekuk lutut.
(krs/a2s)











































