Atas kritik tersebut pula sempat muncul lelucon bahwa di dunia ini ada dua Messi. Satu yang bermain sangat brilian di Barca, satu yang bermain bagus namun tak luar biasa di 'Tim Tango'.
Salah satu hipotesis mengapa permainan Messi begitu timpang adalah taktik yang dulu digunakan Maradona tak sesuai untuknya. Pendapat ini kemudian dibenarkan oleh Veron.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tak terbiasa turun sampai ke lini tengah untuk mendapatkan bola. Sangat sulit untuk memintanya berlari sejauh 50 meter dengan bola di kakinya," cetus Veron di Yahoosports.
"Banyak pemain lawan yang berjaga di depannya. Dia tak terbiasa bermain seperti itu dan itu terlihat, terlihat jelas di wajahnya."
"Sayangnya, dia tak terlihat nyaman dengan permainan seperti itu. Dia tak akan bisa seperti Maradona. Dia melakukan caranya sendiri dan dia butuh bantuan tim untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya."
"Terkadang dia bisa menunjukkannya. Terkadang tidak," tukas Veron.
Pada Piala 2010 lalu, permainan Messi memang tak jelek. Namun ia gagal menyumbangkan satu gol pun untuk Argentina. Kini, di bawah arahan pelatih sementara Segio Batista, Messi malah mengaku lebih nyaman.
"Saya senang dengan cara kami bermain. Ini sistem permainan yang sama dengan yang digunakan di klub saya. Saya merasa nyaman karena beginilah cara saya bermain bersama Barcelona," akunya.
Β
(roz/din)











































