Steve McLaren adalah satu-satunya orang Inggris tulen yang membesut Inggris dalam kurun sembilan tahun terakhir. Dia menggantikan Sven Goran Eriksson, dan kemudian disuksesi Fabio Capello setekah gagal meloloskan Inggris ke Euro 2008.
Menunjuk pelatih asing buat menangani tim nasional sebelumnya dianggap tabu oleh publik Inggris. Mengklaim sebagai negara penemu sepakbola, adalah sebuah aib jika mereka tak punya pelatih untuk membawa timnya sendiri berprestasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu adalah sebuah kondisi yang sedang didiskusikan dan saya terlibat di dalamnya. Kami menikmati kerjasama dengan Sven-Goran Eriksson dan kami memiliki Fabio Capello sekarang. Saya pikir tim Inggris harus dilatih oleh manajer asal Inggris (di masa depan)," ungkap Direktur Pelaksana Club England, Adrian Bevington.
Club England sendiri merupakan sebuah departemen baru di dalam tubuh FA yang khusus bertanggung jawab terhadap kinerja timnas.
Khusus untuk Capello, mantan pembesut AC Milan dan Juventus itu sesungguhnya sempat memberi harapan besar buat publik Inggris saat mengantar Wayne Rooney cs tampil luar biasa di babak Kualifikasi Piala Dunia 2010.
Namun di Afsel, 'Tiga Singa' justru tampil mengecewakan dan pulang dengan hasil memalukan usai dibungkam Jerman 1-4. Saat sorotan media mulai datang ke arahnya, Capello kembali membuat kejutan dengan menutup pintu buat David Beckham kembali berseragam Inggris.
"Banyak orang punya pandangan berbeda terhadap Fabio Capello dibanding dengan sebelum Piala Dunia. Tugas kami adalah untuk mendukungnya sebaik mungkin. Mungkin kami bisa membantunya, dan mungkin sekarang saatnya untuk meningkatkan komunikasi antara manajer dan pemain," tuntas Bevington seperti dikutip dari Reuters.
(din/krs)











































