Seperti diberitakan sebelumnya, FFF memanggil lima pemain yang diduga terlibat kekisruhan di kamp latihan Prancis di Afrika Selatan silam. Selain Anelka, empat pemain lainnya adalah Jeremy Toulalan, Franck Ribery, Eric Abidal dan Patrice Evra.
Anelka yang hanya mengirimkan perwakilan ke sidang tersebut akhirnya dijatuhi sanksi tak boleh bermain dalam 18 laga ke depan yang bakal diikuti Les Bleus. Dengan usianya yang sudah mencapai angka 31, hukuman ini seperti menutup karirnya di level internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nicolas Anelka diberikan sanksi diskors dari seleksi tim Prancis selama 18 pertandingan," demikian statemen FFF dalam situs resmi mereka.
Sementara itu, tiga pemain lainnya juga ikut diskorsing, namun dalam jumlah pertandingan yang jauh lebih sedikit. Satu sisanya, Abidal, belum dijatuhi sanksi.
"Skorsing dari seleksi tim selama lima pertandingan dijatuhkan kepada Patrice Evra. Franck Ribery harus menjalani skorsing selama tiga pertandingan. Jeremy Toulalan dihukum skorsing satu pertandingan."
"Komisi disiplin juga telah menerima penjelasan dari Eric Abidal, yang bersangkutan belum mendapatkan sanksi."
Kisruh di tubuh timnas Prancis berawal dari perselisihan antara Anelka dan pelatih mereka kala itu, Raymond Domenech. Perselisihan itu kemudian menyebar ke pemain-pemain lain yang melancarkan aksi mogok.
(roz/din)











































