Dengan materi nyaris tak berubah dari musim lalu peninggalan Jose Mourinho, Benitez diberi ekspetasi tinggi untuk melanjutkan sukses pendahulunya atau perlu lebih dari yang ditorehkan. Ujian pertama berhasil dilalui dengan kemenangan atas AS Roma di Piala Super Italia.
Namun batu sandungan pertama sudah ditemui Benitez saat Inter berlaga di perebutan gelar titel Super Eropa, Sabtu (28/8/2010) dinihari WIB. Alih-alih meraih trofi kelimanya tahun ini, 'Pasukan Biru Hitam' malah kalah 0-2 dari Atletico. Gol-gol Jose Antonio Reyes dan Sergio Aguero memupuskan harapan Inter meraih titel pertama di turnamen ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itulah yang kemudian jadi sorotan pria asal Spanyol itu. Selain itu kurangnya laga friendly dikarenakan banyak pemain yang memperkuat timnasnya di Piala Dunia lalu membuat kekompakan tim belum nampak dari 18 kali juara Seri A itu.
"Kami butuh perbaikan. Dari sisi fisik kami belum punya banyak waktu berlatih bersama. Masih banyak pekerjaan yang harus kami lakukan," analisa Benitez di situs resmi Inter.
"Kami memulai laga dengan baik dan membuat dua atau tiga peluang berbahaya yang bisa berbuah gol. Namun kami kehilangan kontrol di lapangan tengah. Pada akhirnya lini itu terlalu terbuka dan Atletico bagus dalam serangan balik," pungkasnya. (mrp/a2s)











































