Giggs digadang-gadang sebagai pelatih baru Wales muncul pasca John Toschack memberikan surat pengunduran diri kepada federasi sepakbola setempat akibat kekalahan 0-1 dari Montenegro. Meski belum mengiyakan keinginan Toshack, namun Wales pun sudah mencari penggantinya.
Nah kebetulan Giggs yang besar di klubnya Manchester United dianggap sosok yang tepat untuk mengisi kursi kepelatihan Wales. Apalagi dengan umurnya yang sudah 37 tahun dan kontraknya pun di MU tinggal tersisa satu tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giggs pun akhirnya angkat bicara soal kemungkinan tersebut. Baginya merupakan suatu kehormatan bisa melatih Wales namun saat ini ia belum berpikir ke sana karena masih ingin bermain di MU.
Namun pengoleksi 11 titel Liga Inggris itu pun tak memungkiri dirinya bisa saja mengikuti jejak kompatriotnya Mark Hughes yang satu dekade silam secara mengejutkan memutuskan melatih Wales padahal masih berstatus sebagai pemain Blackburn Rovers.
"Jika Anda masuk dalam sebuah manajemen, adalah pekerjaan besar menjadi pelatih negara Anda. Dan saya pun berpikiran seperti itu," ungkap Giggs kepada Telegraph yang dikutip Sky Sports.
"Untuk saat ini sulit rasanya karena Saya masih berkomitmen sebagai pemain. Namun saya selalu berkaca pada situasi Sparky (Mark Hughes)," lanjutnya.
"Satu sisi ia bermain untuk Wales dan di Primer League bersama Blackburn. Lalu kemudian Anda tahu di melatih timnas negaranya. Sparky tidak pernah merencanakan itu," pungkas Giggs.
(mrp/key)











































