Perjuangan Inter mempertahankan gelar juara Liga Champions akan dimulai pada Rabu (15/9/2010) dinihari WIB saat bertandang ke Twente. Meski menjalani laga di kandang lawan, Nerazzurri dijagokan bakal bisa membawa pulang tiga poin karena lawannya berstatus debutan di Liga Champions.
Tapi tantangan sebenarnya buat Zavier Zanetti cs justru pada dua klub lain yang menghuni grup tersebut. Adalah Werder Bremen dan Tottenham Hotspur yang diyakini bisa sangat merepotkan Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tim yang hebat dan kami harus membidik treble lainnya. Sangat penting untuk bisa menang saat Anda tak bermain baik, kondisi yang terjadi saat kami menghadapi Udinese. Benitez sangat lapar akan sukses dan kami harus menerima cara kerjanya. Kami di jalan yang tepat, tapi seperti (Jose) Mourinho di Madrid, dia butuh waktu," sahut Stankovic di Yahoosports.
Terkait pertemuan dengan Twente, Inter sesungguhnya tak bisa memandang sebelah mata klub Belanda itu. Meski ditinggal Steve McLaren yang pergi ke VfL Wolfsburg, mereka kini masih jadi pesaing di papan atas klasemen Liga Belanda.
Inter sendiri hingga kini seperti belum menemukan performa terbaiknya sepeninggal Jose Mourinho. Stankovic juga mengakui kondisi tersebut dan merasa kalau apa pengaruh The Special One masih terasa benar di skuad Inter saat ini.
"Dia benar-benar The Special One. Bahkan jika Anda mati berdiri dan tak bisa melanjutkan lagi, seperti yang terjadi di tiga atau empat bulan terakhir musim lalu, dia bisa membuat Anda mengeluarkan 130% kemampuan."
"Dia akan selalu membuat Anda merasa dalam kondisi terbaik dan siap. Dia berada di bangku cadangan tapi rasanya seperti ikut berada di lapangan," tuntas Stankovic.
(din/krs)











































