Preud'homme adalah pelatih Twente di musim ini, menggantikan Steve McClaren yang telah pindah ke Jerman bersama VfL Wolfsburg. McClaren adalah figur yang mengantarkan Twente menjuarai Liga Belanda untuk pertama kalinya.
Membesut sebuah tim juara tentu saja menjadi sebuah beban bagi mantan kiper top Belgia di era 80 sampai 90-an itu. Tapi dari pengalamannya sebagai pelatih, Preud'homme punya potensi cukup baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menganggur selama empat tahun, ia kembali ke klub yang sama di musim panas 2006. Dan di musim 2007/2008 pria kelahiran 24 Januari 1959 itu berhasil mengantarkan Standard Liege sebagai juara Liga Belgia untuk pertama kalinya dalam 25 tahun.
Sukses itu membuat Gent merekrutnya. Walaupun tidak memberi titel liga, tapi Preud'homme membuat Gent cukup kompetitif. Berturut-turut klub itu finish nomor empat, lalu runner up musim lalu. Dalam sejarahnya Gent belum pernah jadi juara Belgia, dan prestasi terbaiknya cuma runner up dua kali (1955 dan 2010).
Hasil terbaik Preud'homme untuk Gent adalah menyumbangkan Piala Belgia di musim lalu. Dan itu adalah piala besar ketiga yang pernah masuk lemari trofi mereka, setelah piala yang sama di tahun 1964 dan 1984.
Preud'homme memberi impresi baik untuk Twente setelah memimpin Denny Landzaat dkk mengalahkan Ajax Amsterdam guna meraih Piala Super Belanda. Akan tetapi ia sedikit terhambat ketika Twente bermain seri di dua pertandingan awalnya di Eredivisie musim ini.
Baru di pekan ketiga ia mulai memberi kemenangan untuk timnya. Setelah menundukkan Vitesse 3-0, Twente kembali menangi di partai berikutnya, atas Utrecht dan Venlo. Dan dinihari tadi, Rabu (15/9/2010), Preud'homme meraih hasil positif di laga debut dia dan timnya di Liga Champions.
Menjamu Inter Milan di Arke Stadion, Twente menahan sang juara bertahan dengan skor 2-2. Mereka bahkan sempat memimpin 2-1 sampai Samuel Eto'o mencetak gol di menit 41, dan itu menjadi gol pamungkas di pertandingan tersebut.
"Kita pasti selalu ingin menang. Begitulah orang-orang olahraga. Ini sebuah permulaan yang baik, walaupun tiga angka pasti lebih baik lagi," cetus Preud'homme usai laga, dikutip Telegraaf.nl.
"Saya mengucapkan selamat pada para pemain atas poin pertamanya di Liga Champions ini,β lanjut dia. "Melawan juara bertahan, setidaknya ini merupakan awal yang positif."
Dua pekan mendatang tantangan berikutnya buat Twente adalah menghadapi tim debutan lain, Tottenham Hotspur. Tapi sebelumnya mereka akan kembali ke pertandingan Eredivisie, di mana saat ini mereka menduduki peringkat kedua klasemen di bawah Ajax. (a2s/arp)











































