Di Piala Dunia 2006, Italia didominasi oleh pemain Juventus. Nama-nama seperti Gianluigi Buffon, Gianluca Zambrotta, Fabio Cannavaro, Mauro Camoranesi, dan Alessandro Del Piero menjadi elemen penting yang mengantarkan Azzurri menjadi juara dunia.
Selanjutnya di Piala Dunia 2010, giliran para pemain Barcelona yang berjaya membawa Spanyol menjadi jawara. David Villa, Carles Puyol, Gerrard Pique, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez adalah contoh dari punggawa Barca yang menjadi pilar La Furia Roja di Afrika Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Timnas Spanyol bertumpu pada pemain dari tiga tim, tujuh dari Barcelona, tiga Real Madrid, dan satu dari Villarreal. Saat Italia menjadi juara dunia, mereka didominasi pemain Juventus," lugas Don Fabio.
Kini pria Italia itu berharap agar Manchester City bisa mengikuti jejak Juve dan Barcelona. Mengapa City? Sebab untuk kualifikasi Euro 2012 ini, Capello mulai memberikan kepercayaan kepada para pemain Manchester Biru.
Dalam laga terakhir melawan Swiss September silam, Capello memainkan Joe Hart, Joleon Lescott, Adam Johnson, Gareth Barry, James Milner, dan Shawn Wright Phillips. Johson menjadi salah satu pencetak gol kemenangan Inggris 3-1.
"Sungguh penting bila memiliki grup seperti ini, karena mereka setiap hari berlatih bersama, bermain bersama di partai reguler. Mereka sudah saling memahami dengan lebih baik," ujar Capello.
"Ini akan memudahkan saling pengertian satu sama lain ketika mereka bermain besama untuk tim nasional. Kita juga bisa berharap menemukan spirit dan mental yang sama di tim," pungkas dia.
Foto: Duo Manchester City Adam Johnson dan Gareth Barry pasca pertandingan antara Inggris kontra Swiss di St Jakob Stadium, Basel, 7 September 2010. Ketika itu Inggris menang 3-1 (Getty Images)
(nar/a2s)











































