Keributan pecah di Stadion Luigi Ferraris yang menjadi tempat gelaran pertandingan tersebut. Keributan dimulai ketika suporter Serbia melempari polisi dan aparat keamanan di luar stadion. Suporter tim tamu itu menggunakan kembang api dan batu.
Bahkan aksi anarkis itu juga menimpa bus tim negara mereka sendiri. Seperti diberitakan Football-Italia, kiper Serbia Vladimir Stojkovic terluka dalam insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mulai bertindak, namun fans Serbia tetap melanjutkan aksinya dengan membakar bendera dan spanduk yang mereka bawa.
Para pemain Serbia yang dipimpin oleh Dejan Stankovic, mendatangi tribun tempat suporter tim pecahan Yugoslavia itu berkelompok dan berusaha menenangkan mereka.
Pertandingan ini rencananya digelar pukul 01:50 WIB. Setelah menunggu sekitar setengah jam, situasi akhirnya bisa teratasi.
Saat berita ini diturunkan, kedua tim tengah menyanyikan lagu kebangsaan kedua negara, sebuah prosesi yang biasa dilakukan sebelum kick off.
Foto: Petugas tengah berusaha memadamkan kembang api yang dilemaprkan oleh suporter Serbia dalam laga antara negara tersebut kontra tuan rumah Italia di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Rabu (13/10/2010) dinihari WIB (AFP/ Olivier Morin) (nar/roz)











































