Kick-off laga yang berlangsung Rabu (13/10/2010) dinihari WIB itu sebelumnya sempat tertunda selama sekitar 35 menit akibat kerusuhan yang dilakukan suporter Serbia.
Setelah situasi bisa dikendalikan, pertandingan pun dimulai. Namun baru berjalan enam menit, wasit Craig Thomson memutuskan untuk menghentikan pertandingan karena suporter Serbia melakukan perusakan di sejumlah bagian di stadion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tak akan meminta apa-apa. Segalanya tergantung delegasi UEFA untuk berbicara kepada UEFA dan memutuskan apa yang harus dilakukan," ujar Wakil Presiden FIGC (Federasi Sepakbola Italia) Demetrio Albertini kepada Reuters.
Kerusuhan itu sendiri disesali oleh pemain di kedua kubu. Bahkan Dejan Stankovic sampai menangis dan meminta maaf ke ruang ganti Italia.
"Ini bukan sepakbola. Ini murni kekacauan," ujar gelandang Italia, Angelo Palombo, di Football Italia.
"Stankovic dan pemain Serbia lainnya mencoba mendekati tribun dan berbicara kepada suporter. Melihat fans sendiri berlaku seperti itu tentu memilukan."
"Stankovic bahkan datang ke ruang ganti kami untuk meminta maaf, tapi jelas itu bukan salahnya," tandas Palombo.
=======
Foto: Salah satu aksi anarkis yang ditunjukkan oleh suporter Serbia. Mereka merobek jaring pengaman yang membatasi penonton dan stadion serta membakar mercon. (Reuters)
(roz/krs)











































