Pengumuman dari Inggris tersebut memang terjadi tak lama setelah munculnya pengumuman bahwa AS mundur dari pencalonannya untuk menggelar Piala Dunia 2018. AS memilih untuk berkonsentrasi ke bidding piala dunia edisi selanjutnya, alias Piala Dunia 2022.
Dengan demikian maka Piala Dunia 2018 dipastikan bakal digelar di benua Eropa, sehubungan dengan adanya peraturan FIFA yang menyebut bahwa gelaran Piala Dunia tak boleh dilakukan di benua yang sama berturut-turut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kami tahu kalau AS mundur dari penawaran 2018, maka kami tak punya alternatif lain selain mundur untuk penawaran pada 2022," terang Dan Connoly selaku juru bicara kampanye Inggris untuk Piala Dunia 2018, seperti dikutip Reuters.
"Dengan begini, pengambilan suara pada bulan Desember depan akan menjadi tak terlalu rumit karena ini adalah persaingan langsung di antara negara-negara Eropa untuk 2018, dan Asia dengan AS untuk 2022," lanjut Connoly memaparkan. "Fokus kami selama ini memang 2018. Keputusan ini tak mengubah apa pun."
(krs/krs)











































