Drogba dikabarkan terserang flu menjelang akhir pekan lalu sehingga Chelsea tampil tanpa dirinya menghadapi Aston Villa. Dengan enam gol yang sudah dicetaknya di Premier League, Drogba jelas menjadi jaminan mutu untuk menekan pertahanan The Villans.
Tanpa penyerang asal Pantai Gading itu, Chelsea mengandalkan Anelka untuk membobol jala lawan. Hasilnya, The Blues hanya mampu bermain imbang 0-0. Kritik pun muncul, Chelsea tak garang tanpa Drogba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka, Carlo Ancelotti pede saja memasangnya sebagai tombak tunggal dengan ditopang Florent Malouda dan Salomon Kalou. Setelah Yuri Zhirkov membawa 'Si Biru' unggul 1-0, Anelka pun membayar kepercayaan sang pelatih dengan sebuah gol di menit 43.
Keunggulan 2-0 tersebut dikatakan Ancelotti cukup krusial mengingat Spartak tampil ngotot. Tak salah kalau kemudian Ancelotti memberikan komplimen kepada Anelka.
"Sebelum pertandingan ini, dia sudah menunjukkan kualitasnya, kemampuan dirinya untuk tampil di depan ketika Didier tak ada. Nicolas adalah pemain fantastis yang bisa bermain di posisi mana saja di depan," tukasnya di situs resmi klub.
(roz/key)











































