Dilaporkan Reuters, Rabu (20/10/2010), Rijkaard dan Galatasaray mengumumkan perpisahannya dengan memakai bahasa "bersepakat secara baik-baik" --walaupun kerap kali maksudnya adalah pemecatan.
Diyakini "pemecatan" tersebut disebabkan semakin tingginya tuntutan dari fans Galatasaray, setelah Harry Kewell dkk menelan kekalahan 2-4 dari tim medioker Ankaragucu di Ali Sami Yen Stadium akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rijkaard menukangi Galatasaray mulai Juni 2009, setahun setelah didepak Barcelona. Di musim pertamanya di Turki ia cuma mengantarkan Galatasaray finish di urutan ketiga. Di musim ini, dari delapan pertandingan Galatasaray baru menuai delapan poin dan duduk di peringkat sembilan liga.
Informasi lain menyebutkan, Rijkaard sedang menunggu kesempatan untuk ke Inggris atau Belanda. Liverpool konon mulai mencari pelatih baru karena Roy Hodgson terus gagal. Di Belanda, Rijkaard berharap bisa kembali ke bekas klubnya, Ajax, yang saat ini masih ditukangi Marin Jol.
(a2s/krs)











































